Simak, Berikut 6 Cara Pencegahan Diri dari Penularan Penyakit Sifilis

Ilustrasi Penderita Penyakit Sifilis

 Klinik Utama Sentosa Banyak orang beranggapan bahwa cara mencegah penularan sifilis atau PMS lainnya cukup dengan menggunakan kondom.

Kenyataanya hal tersebut tidak selalu menjadi cara yang paling ampuh dan penyakit ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius jika tidak terobati.

Hingga saat ini, langkah pencegahan masih menjadi pilihan utama untuk mengurangi risiko penularan sifilis.

Lalu bagaimana cara mencegah penularan sifilis yang di anjurkan oleh dokter ahli? Simak ke 6 caranya berikut ini.

1. Praktik Seks yang Aman

Ingat! Sifilis atau raja singa dapat menyebar melalui kontak seksual, baik itu melalui vaginal, anal, atau oral dengan seseorang yang terinfeksi.

Tentunya, cara untuk mencegah risiko penularan sifilis adalah dengan praktik seks yang aman, bersih, dan bertanggung jawab.

2. Setia pada Pasangan

Berada dalam hubungan monogami dengan pasangan yang tidak terinfeksi dan setia juga cara membantu mencegah penularan sifilis.

Namun, penting untuk di ingat bahwa sifilis masih tetap bisa menular meskipun seseorang berada dalam hubungan monogami jika salah satu pasangan terinfeksi sebelumnya.

3. Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Jika Anda aktif secara seksual atau memiliki risiko tinggi terinfeksi, pertimbangkan untuk melakukan tes sifilis maupun skrining PMS secara teratur.

Terutamanya jika Anda memiliki banyak pasangan seksual atau telah melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan seseorang yang terinfeksi.

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin adalah langkah penting untuk mendeteksi penyakit sifilis atau penyakit menular seksual lainnya dengan cepat.

4. Edukasi Diri

Penting untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang sifilis dari cara penularannya, gejala, hingga penyebab pasti.

Hal ini dapat memberikan edukasi dan pemahaman yang lebih jelas guna mengambil langkah-langkah proaktif mencegah penularan sifilis untuk melindungi diri sendiri maupun pasangan.

Diskusikan dengan profesional kesehatan di Klinik Utama Sentosa Jakarta untuk mendapatkan informasi medis dari sumber tepercaya.

5. Menghindari Berbagi Barang Pribadi

Inilah yang sering terabaikan, ketahui bahwa sifilis juga dapat menular melalui penggunaan bersama jarum suntik atau peralatan yang bersifat pribadi lain yang terkontaminasi.

Hindari berbagi jarum suntik, alat cukur, sex toys, atau alat pribadi lainnya yang dapat menyebabkan kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh orang lain.

6. Pengobatan Dini

Jika Anda terdiagnosis menderita sifilis atau diduga terinfeksi, segeralah mencari pengobatan medis spesifik hanya di Klinik Utama Sentosa.

Jangan panik! Sifilis masih dapat di obati dengan antibiotik, terutama pada tahap awal infeksi sebagai cara mencegah penularan dan komplikasi sifilis lebih lanjut.

Oleh karena itu, pengobatan dini juga sebagai cara yang membantu mencegah penularan dan komplikasi sifilis lebih serius di masa mendatang.

Jika saat ini kamu sedang mencari informasi mengenaik pengobatan penyakit Sifilis, kunjungi tautan website kami berikut ini.

https://sentosaklinik.com

https://klinikutamasentosa.net

https://kliniksentosajakarta.com


Comments

Popular posts from this blog

5 Mitos dan Fakta Tentang Herpes Genitalis yang Harus Diperhatikan, Cek Disini!

Benarkah Luka Sifilis di Kelamin Bisa Sembuh Tanpa Pengobatan? Intip Penjelasannya Yuk

Apakah Normal atau Abnormal, Keputihan Berwarna Susu? Cek Penjelasannya Berikut Ini